Mebidangro Visi 2027

1

DOWNLOAD PDF Mebidangro Visi 2027 : http://www.mediafire.com/file/ikqe04m5n3pzitf/Mebidangro+Visi+2027.pdf

rencana dan tata kota wilayah medan, binjai, deli serdang, karo 2027

Presiden telah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo (Mebidangro), yang meliputi 52 kecamatan di seluruh Kota Medan, seluruh Kota Binjai, seluruh Kabupaten Deli Serdang, dan sebagian Kabupaten Karo.

Perpres mengatur mengenai peran dan fungsi Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro, cakupan, tujuan, kebijakan, strategi, rencana struktur ruang, rencana pola ruang, arahan pemanfaatan ruang, dan arahan pengendalian pemanfaatan ruang, serta peran masyarakat dalam penataan ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro. Selain itu, Perpres juga memuat Peta Rencana Struktur Ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro, Peta Rencana Pola Ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro, dan Indikasi Program Utama Lima Tahunan Arahan Pemanfaatan Ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro.

Dengan ditetapkannya Perpres tersebut diharapkan pengembangan dan pemantapan fungsi Kawasan Perkotaan Mebidangro sebagai pusat perekonomian nasional yang produktif dan efisien serta mampu bersaing secara internasional terutama dalam kerja sama ekonomi subregional Segitiga Pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Thailand.

Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro berlaku sejak tanggal 20 September 2011, dan perubahannya hanya dapat dilakukan satu kali dalam 5 tahun, kecuali antara lain terjadi bencana alam besar, atau perubahan batas wilayah Daerah (WEB PEMPROVSU)

Kebijakan Tata Ruang Nasional menempatkan Metropolitan Mebidangro sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) sekaligus sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN) dengan fokus pengembangan kegiatan ekonomi. Metropolitan Mebidangro berada di Wilayah Sumatera Bagian Utara yang memiliki kedudukan strategis terhadap pengembangan Segitiga Ekonomi Regional Indonesia Thailand -Singapura (IMT-GT). Posisinya yang strategis ini menjadi perhatian penting dalam pengembangan Metropolitan Mebidangro ke depan. Medan-Binjai-Deli Serdang & Karo sendiri memiliki visi yang jauh ke depan (visi 2027) yaitu kota yang nyaman dihuni, memiliki fasilitas kota yang terjangkau, mendorong gairah berakitivitas sosial, ekonomi maupun kebudayaan, banyak ruang publik yang mudah dicapai dengan bersepeda atau jalan kaki dan transportasi umum yang andal. Selain itu, sebagai PKN dan KSN Ekonomi, Rencana Pengembangan Metropolitan Mebidangro telah disiapkan sampai tahun 2030. Tujuannya agar Mebidangro mampu menjadi pusat pelayanan ekonomi skala nasional yang mampu bersaing dengan pusat pelayanan ekonomi Regional IMT-GT, di samping melayani penduduknya dengan prima. Luas

wilayah Metropolitan Mebidangro adalah 301.697 ha, meliputi Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang dan sebagian Kabupaten Karo. Pada tahun 2009 total jumlah penduduk metropolitan ini mencapai 4.2 juta Jiwa.

Dengan perkiraan pertumbuhan penduduk selama 20 tahun terakhir sebesar 30,95%, diperkirakan jumlah penduduk Metropolitan Mebidangro pada tahun 2029 akan mencapai 5.5 juta Jiwa. Dilihat dari daya dukung

fisik dasarnya, sekitar 37,55% lahan Metropolitan Mebidangro, yaitu 113.280 ha, potensial dikembangkan untuk kegiatan perkotaan. Diperkirakan daya tampung kawasan Metropolitan Mebidangro mencapai 6,8 juta jiwa.Metropolitan Mebidangro didukung dengan keberadaan Bandara Kualanamu (dalam proses pembangunan) sebagai pengganti Bandara Polonia. Bandara Kualanamu ditetapkan sebagai bandara internasional dengan hierarki pusat pengumpul skala primer (KM 11 Tahun 2010, Tatanan Kebandarudaraan Nasional). Bandara Kualanamu direncanakan memiliki kapasitas pelayanan untuk penerbangan pesawat tipe B.747400, dengan rencana luas wilayah bandara minimal 1.365 ha. Metropolitan Mebidangro juga didukung keberadaan pelabuhan laut Belawan dengan status pelabuhan internasional (PP No. 26 tahun 2008, Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional). Dalam melaksanakan pengelolan Kawasan Metropolitan, penguatan kelembagaan eksisting melalui

pola kerjasama daerah menjadi perhatian penting terkait implementasi pengembangan Metropolitan Mebidangro 2030. Penguatan kelembagaan berorientasi pada sinergi program pembangunan, kepastian hukum dan perpendekan proses birokrasi sehingga mampu meningkatkan gairah investasi di wilayah Metropolitan Mebidangro.Kebijakan dalam Penataan Ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro meliputi:

  1. Pengembangan dan pemantapan fungsi Kawasan Perkotaan Mebidangro sebagai pusat perekonomian nasional yang produktif dan efisien serta mampu bersaing secara internasional terutama dalam kerja sama ekonomi subregional Segitiga Pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Thailand;
  2. Peningkatan akses pelayanan pusat pusat kegiatan perkotaan Mebidangro sebagai pembentuk struktur ruang perkotaan dan penggerak utama pengembangan wilayah Sumatera bagian utara;
  3. Peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan jaringan prasarana transportasi, energi, telekomunikasi, sumber daya air, serta prasarana perkotaan Kawasan Perkotaan Mebidangro yang merata dan terpadu secara internasional, nasional, dan regional;
  4. Peningkatan keterpaduan antarkegiatan budi daya serta keseimbangan antara perkotaan dan perdesaan sesuai dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan;
  5. Peningkatan fungsi, kuantitas, dan kualitas RTH dan kawasan lindung lainnya di Kawasan Perkotaan Mebidangro.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, maka diambillah lima langkah strategis pengembangan Kawasan Metropolitan Mebidangro, yaitu pengembangan koridor ekonomi internasional Belawan –Kuala Namu, pembangunan pusat-pusat pelayanan kota baru, revitalisasi pusat kota lama Medan dan Kawasan Tembakau Deli, pembangunan dan pemantapan Koridor Hijau Mebidangro, dan pengembangan Akses Strategis Mebidangro. Pengembangan Koridor Ekonomi Internasional Belawan-Kuala Namu dilakukan dengan menata pusat Kota Medan menjadi pusat kegiatan perdagangan dan jasa, kawasan cagar budaya, dan kegiatan pariwisata budaya dan buatan. Selain itu, dilakukan pula penataan kawasan agropolitan tembakau Deli yang berfungsi sebagai ruang terbuka hijau perkotaan, wisata buatan, dan trade mark perkotaan Mebidangro. Selanjutnya yang dimaksud dengan pembangunan pusat-pusat pelayanan kota baru adalah membangun pusat

-pusat pelayanan kota baru yang berfungsi sekunder dan menghubungkan mereka dengan sistem jaringan transportasi massal yang dapat menampung serta melayani sekitar 500.000 jiwa untuk masing-masing pusat pelayanan sekunder. Di sisi lain, dilakukan pula pengembangan koridor kegiatan primer berdasarkan skalanya.

Sementara itu revitalisasi pusat Kota lama Medan dan Kawasan Tembakau Deli menitikberatkan pada penataan pusat Kota Medan sebagai pusat kegiatan perdagangan dan jasa, kawasan cagar budaya, dan kegiatan pariwisata budaya dan buatan. Penataan kawasan agropolitan tembakau Deli yang berfungsi sebagai ruang terbuka hijau perkotaan, wisata buatan, dan trade mark perkotaan Mebidangro. Pembangunan dan pemantapan Koridor Hijau Mebidangro dimaksudkan untuk memantapkan kawasan hutan di kawasan hulu dan hilir Mebidangro yang berfungsi sebagai resapan air, perlindungan daerah di bawahnya, dan perlindungan flora fauna. Selain itu dilakukan pula pembangunan sempadan sungai yang membentang dari perbukitan Bukit Barisan sampai Selat Malaka, sempadan waduk/danau, dan sempadan pantai yang berhadapan dengan perairan Selat Malaka sebagai ruang terbuka hijau. Sedangkan, pengembangan akses strategis Mebidangro berarti mengembangkan keterhubungan sistem jaringan jalan arteri primer sebagai akses pergerakan pusat produksi ke pusat distribusi dan koleksi. Termasuk pula di dalamnya pembangunan sistem jaringan angkutan massal berbasis jalan dan kereta api yang menghubungkan antar pusat kegiatan sekunder, dan pembangunan keterpaduan simpul sistem jaringan transportasi yang memadukan transportasi darat, udara, dan laut di Pelabuhan Belawan, Bandara Kualanamu dan Stasiun Medan

Advertisements

#deli-serdang, #mebidang, #mebidangro, #mebidangro-visi-2027, #rtrw-sumut, #sumut, #vis-2027

Cara Membuat Sebuah Lagu Fingerstyle

kenapa saya berani untuk membuat postingan ini ?  karena kebetulan saya sudah memiliki album fingerstyle solo yang berjudul “Paradisaea Rudolphi” jadi saya kurang lebih  sudah punya pengalaman dalam membuat lagu fingerstyle. jadi apa yang kita perlukan untuk membuat nya ? ini versi saya pribadi ya

1. siapkan punya gitar sendiri minimal 2 

kenapa 2 ? karena dalam membuat sebuah aransemen akan lebih efisien jika punya dua atau lebih gitar . jadi satu gitar gunakan tuning standart dan gitar yang lainnya bisa gunakan tuning yang berbeda untuk mencari suasana dalam tuning bisa dilihat di post saya sebelumnya yaitu daftar tuning gitar. terkadang kita akan mendapatkan jalan yang buntu dalam mencari aransemen di satu tuning nah maka kita ambil gitar satu lagi dan cari lagu lain dengan nuansa yang berbeda sehingga tidak merasa bosan dalam beraransemen, jadi ntar misalkan semua part sudah tersusun kalian akan mendapatkan 2 atau lebih lagu nantinya.

2. siapkan tema dan teknik yang digunakan

tema sangat penting lo kalian maunya apa dan gimana dan teknik apa aliran siapa ? kalian harus putuskan dari awal, usahakan jangan menggunakan teknik yang dahsyat pada opening , usahakan pada titik klimaks aja digunakan seperti ending. teknik juga jangan terlalu monoton jangan tapping samua atau metik semua ntar pendengar bosan tapi kalau kalian bisa membuat nada yang indah itu tak masalah tapi itu sangat susah. minimal gabung kan saja teknik harp harmonic tapping metik maka itu sudah sangat baik.

3. ulangi dan cari pakai mulut

saya sendiri sering melakukannya jika mendapatkan part yang enak saya langsung mengulangnya pakai mulut, karena saya kurang pande improve jadi mulut sangat membantu mencari dan memperbaiki nada indah yang kita dapat, setelah dapat barulah kita ulangi cari nadanya di permainan gitar lalu jangan berhenti disitu biasanya nada indah yang kau dapat bisa kamu lakukan di berbagai teknik masukin harmonic atau tapping biar dia terlihat sulit dan lebih menarik.

4. pembentukan part lagu

setelah kamu dapat beberapa part kamu akan merasa buntu maka stoplah perbaiki saja partmu yang sudah kamu dapat tadi menjadi lebih sempurna biasanya akan membantu membentuk part selanjutnya lo…. berapa part sih yang dibutuhkan untuk lagu fingertyle ? saya sudah banyak mendengar berbagai lagu fingerstyle dan saya juga membuat langkah2 seperti ini :

  • pertama intro/openingnya biasanya melow jangan langsung klimaks nya ya lo nggak asik
  • kedua verse atau bisa dibilang bagian yang kurang menarik tapi usahakan buat menarik ya biar lo menarik
  • ketiga bridge ini untuk penghubung antara verse dan reff biasanya melow juga bisa keras
  • keempat reff jangan klimaks disini ya jangan buru buru dan jangan banyak pengulangan ntar orang bosan
  • interlute boleh ada boleh nggak , biasanya nada singkat/kosong …. dibilang penghubung juga
  • kelima kembali ke verse lalu bridge lalu reff 2x
  • keenam bridge ending ini untuk penghubung kebagian klimaks
  • ketujuh klimaks lalu ending keduanya bisa kalian gabungkan atau reff yang kalian ubah nadanya ke tinggi atau diubah cara tekniknya.. kalau saya pribadi bagian klimaks/ending saya ulang ulang terus hingga nadanya menghilang gitu.
  • tambahan : ada beberapa gitaris fingerstyle yang suka habis klimaks dia balek lagi ke verse lalu berakhir ya sah sah saja suka suka dia asal versenya enak didenger.

5. imajinasi nada

hanya tuhan dan kamu yang tau isi otak nggak bisa dilihat …. terkadang dapat sendirinya …… jangan meniru habis habis ya…

6. berhentilah meng cover lagu orang 

klu kamu masih baru belajar dan baru mulai sepertinya cover bulat bulat tak masalah tujuannya agar melatih teknik kita, tapi kalau sudah mahir dan sudah 4 tahunan STOP! kau mencuri hatiku…….

saya pribadi sangat malu kalau bawain cover bulat2 lagu orang ya seperti gendong anak mantan, anak sendiri kapan ? minimal kamu bawain lagu band/solo yang kamu aransemen ulang ke bentuk fingerstyle itu jauh lebih bermartabat.

jadi begitulah gan cara membuat sebuah lagu fingertsyle nggak mudah bisa memakan satu lagu 3 bulan nah karena kita punya 2 atau lebih gitar kita bakal lebih produktif lagi bisa aja bikin 3 lagu kan di tuning yang berbeda-beda.

mohon maaf apabila ada salah kata atau terlalu terang terangan ya hehe karena ini versi saya pribadi

#akustik, #aransemen-fingerstyle, #aransemen-ulang, #cara-bikin-lagu, #cara-membuat-aransemen, #cara-membuat-gitar-solo, #cara-membuat-lagu, #fingertyle, #gitar, #gitar-tunggal, #ifgc, #lagu-fingerstyle, #lagu-original, #medan, #part-lagu

Masjid Raya Al Mashun

Masjid Raya Al Mashun atau Masjid Raya Medan atau kadang juga disebut Masjid Raya Deli, merupakan salah satu dari dua masjid yang pernah menjadi Masjid resmi kesultanan Deli pada masa jayanya. Masjid Raya Al Mashun juga merupakan masjid tertua ke tiga di kota Medan setelah Masjid Al Osmani di Labuan Deli yang juga merupakan masjid kesultanan Deli yang pertama danMasjid Lama Gang Bengkok di Jalan Masjid Kesawan.

Al-Mashun yang berarti ‘dipelihara’, sesuai namanya hingga kini masih terpelihara dan terawat dengan baik. Tidak heran, karena masjid ini di masa silam merupakan Masjid Negara pada masa jayanya Kesultanan Melayu Deli,lokasinya berdiri hanya terpaut sekitar 200 meter dari Istana Maimun yang merupakan Istana kesultanan Deli. Pembangunan Masjid Raya Al Mashundimulai pada tahun 1906, dan selesai pada tahun 1909. Secara keseluruhan biaya pembangunan masjid ditanggung sendiri oleh Sultan Maamun Al-Rasyid Perkasa Alamsjah, menghabiskan dana sebesar satu juta gulden Belanda.

Lokasi Masjid Raya Al Mashun Medan  sisi timur Masjid Raya Al Mashun menghadap ke Jalan Sisingamangaraja sedangkan sisi utaranya menghadap ke Jalan Masjid Raya. Letaknya yang demikian membuat beberapa orang menulis alamat masjid ini berada di Jl. Sisingamangaraja yang lain nya menuliskannya berada di Jl. Masjid Raya. Namun yang pasti Masjid Raya Al Mashun ini berada di pusat kota Medan, tak jauh dari Istana Maimun yang sama sama peninggalan Kesultanan Melayu Deli.

  • Berdirinya Masjid Raya Al Mashun Medan

Di tahun 1728 Tuanku Panglima Pasutan memindahkan pusat kerajaan dari Padang Datar, ke Kampung Alai [Labuhan Deli] Tercatat enam Sultan Deli yang pernah bertahta di Istana Kerajaan Melayu Deli di Labuhan Deli, sejak dari Sultan Deli ke 4 hingga Sultan Deli ke-9. Masjid Al Osmani yang merupakan masjid Kesultanan bagi Kesultanan Deli dibangun sejak masa pemerintahan Sultan Osman Perkasa Alam (Sultan ke-8) masih berdiri kokoh hingga kini menjadi saksi sejarah kesultanan Melayu Deli.

Sultan Ma’mum Al Rasyid Perkasa Alam (Sultan Deli ke-9) kemudian memindahkan kembali ibukota kerajaan ke daerah Padang Datar [pusat kota medan]. Pemindahan kembali ibukota kerajaan terebut dilakukan setelah Kerajaan Melayu di Labuhan Deli dikuasai Belanda, ketika Sultan Mahmud Perkasa Alam [sultan Deli ke-8) terpaksa memberikan sebagian daerahnya menjadi tanah konsesi kepada penjajah Belanda pada tahun 1863 untuk ditanami tembakau Deli.

Di ibukota pemerintahan baru ini Kesultanan Deli berkembang pesat, setelah Deli lepas sama sekali dari Kesultanan Aceh dan Kesultanan Siak Sri Indrapura pada 1861. Meski masih dalam bayang-bayang pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Sultan Ma’mum Al Rasyid Perkasa Alam kemudian membangun Istana Maimun pada 26 Agustus 1888 dan selesai 18 Mei 1891.

Sultan Ma’mum Al Rasyid Perkasa Alam memulai pembangunan Masjid Raya Al Mashun pada tanggal 21 Agustus 1906 (1 Rajab 1324 H). Keseluruhan pembangunan rampung pada tanggal 10 September 1909 (25 Sya‘ban 1329 H) sekaligus digunakan ditandai dengan pelaksanaan sholat Jum’at pertama di masjid ini. keseluruhan pembangunannya menghabiskan dana sebesar satu juta Gulden. Sultan memang sengaja membangun mesjid kerajaan ini dengan megah, karena menurut prinsipnya hal itu lebih utama ketimbang kemegahan istananya sendiri, Istana Maimun. Pendanaan pembangunan masjid ini ditanggung sendiri oleh Sultan, namun konon Tjong A Fie, tokoh kota medan dari etnis Thionghoa yang sejaman dengan Sultan Ma’mun Al Rasyd turut berkontribusi mendanai pembangunan masjid ini.

Pada awalnya Masjid Raya Al Mashun di rancang oleh Arsitek Belanda Van Erp yang juga merancang istana Maimun, namun kemudian proses-nya dikerjakan oleh JA Tingdeman. Van Erp ketika itu dipanggil ke pulau Jawa oleh pemerintah Hindia Belanda untuk bergabung dalam proses restorasi candi Borobudur di Jawa Tengah. Sebagian bahan bangunan diimpor antara lain: marmer untuk dekorasi diimpor dari Italia, Jerman dan kaca patri dari Cina dan lampu gantung langsung dari Prancis. Mesjid Raya sedikit berbeda dengan masjid pada umumnya karana tidak banyak kaligrafi sini namun banyak terdapat ukiran bunga dan tanaman yang keseluruhanya di cat.

INI hasil foto survey saya dan teman saya saat kemasjid ini pas di bulan ramadhan jadi sangat ramai sekali sekaligus ada ramadhan fairnya

img_20150620_180610 img_20150620_180621 img_20150620_180621s img_20150620_180630 img_20150620_180646 img_20150620_180739 img_20150620_180802 img_20150620_180832 img_20150620_180946 img_20150620_180949 img_20150620_181126 img_20150620_181159 img_20150620_181230 img_20150620_181249 img_20150620_181300 img_20150620_181343 img_20150620_181523 img_20150620_181527 img_20150620_181952 img_20150620_182001 img_20150620_182142 img_20150620_182158 img_20150620_182219 img_20150620_182328 img_20150620_182341 img_20150620_182359 img_20150620_182444 img_20150620_182448 img_20150620_182510 img_20150620_182555 img_20150620_182624 img_20150620_182634 img_20150620_182718 img_20150620_182721 img_20150620_182811 img_20150620_182908 img_20150620_182957 img_20150620_183041 img_20150620_183113 img_20150620_183232 img_20150620_183754 img_20150620_183830 img_20150620_184111 img_20150620_184634 img_20150620_184644 img_20150620_190551 img_20150620_190609 img_20150620_190617 img_20150620_190732 img_20150620_190816 img_20150620_191018 img_20150620_191042 img_20150620_191047 img_20150620_191221 img_20150620_191442 img_20150620_192156 img_20150620_192211

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

#al-mashun, #arsitektur-masjid, #foto-al-mashun, #masjid-al-mashun, #masjid-medan, #masjid-raya-medan, #medan, #melayu, #ornamen-masjid, #tempat-ibadah, #turki

Masjid Bengkok (Simbol Pembauran Melayu dan Thionghoa)

Lokasi Masjid Lama Gang Bengkok berada di Jalan Mesjid, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan Sumatera Utara – Indonesia

Tak banyak masjid dengan keistimewaan seperti masjid lama Gang Bengkok di kota Medan ini. baik dari arsitekturalnya maupun dari sosio kemasyarakatannya. Masjid Lama Gang Bengkok diperkirakan berdiri pada tahun 1874, dibangun di atas tanah wakaf dari Haji Muhammad Ali yang lebih dikenal dengan nama Datuk Kesawan dan seluruh biaya pembangunannya di tanggung oleh Tjong A Fie (1860-1921) seorang saudagar Thionghoa dari daratan China yang kemudian hijrah ke Kota Medan di awal abad ke 19.

Masjid yang dibangun dalam sentuhan kental akulturasi budaya Thionghoa dan Melayu dalam satu bentuk masjid yang unik ini merupakan masjid tertua ke dua di Kota Medan. Dibangun 20 tahun setelah Masjid Al Osmani (1854) di Labuhan Deli, yang merupakan masjid tertua di Kota Medan. Masjid Lama Gang Bengkok tidak saja merekam jejak sejarah pembauran orang melayu dengan orang Thionghoa di kota Medan dalam pembangunan masjid ini tapi juga mewariskan nafas pembauran itu hingga kini.

  • Sejarah Masjid Lama Gang Bengkok – Kota Medan

Masjid Lama Gang Bengkok (1874), ini merupakan salah satu dari tiga masjid tertua di kota Medan. Dua masjid tertua lainnya adalah Masjid Al Osmani(1854), di Jalan Yos Sudarso Kilometer 17,5 dan Mesjid Raya Al-Mashun (Mesjid Raya) di Jalan Sisingamangaraja. Dari sisi usia, Masjid Lama Gang Bengkok merupakan masjid tertua ke dua di Kota Medan setelah Masjid Al Osmani. Masjid ini bahkan lebih dulu dibangun dari Masjid Raya Al Mashun(1909).

  • Sebuah Nama Yang Aneh

Disebut Masjid Gang Bengkok, karena pada awal pembangunannya masjid ini berada di dalam sebuah gang sempit. Ruas gang tersebut memiliki belokan atau tikungan atau bengkokan pas di depan lokasi masjid ini berdiri. Karena sejak dibangun masjid ini memang tidak pernah secara resmi diberi nama oleh pendirinya ataupun oleh Sultan Deli, maka masyarakat setempat menyebutnya sebagai masjid di Gang Bengkok.

Lalu setelah sekian lama waktu berlalu, makin banyak masjid berdiri di kota Medan,  untuk membedakannya dengan masjid masjid yang baru, dengan sendirinya masyarakat disana menyebut masjid ini sebagai masjid lama, maksudnya masjid yang sudah sejak lama berdiri disana lebih dulu dibandingkan dengan masjid lainnya. Maka, hingga kini masjid ini disebut dengan nama Masjid Lama Gang Bengkok.

Anda tak kan menemukan nama Jalan Kesawan di peta kota Medan, karena yang dimaksud jalan Kesawan oleh orang medan itu kini bernama Jalan [Jendral] Ahmad Yani. Kawasan yang kini dilintasi oleh jalan Ahmad Yani itu memang mula mula bernama Kampung Kesawan. Hampir keseluruhan wilayah Kesawan ini dulunya di abad ke 19 dimiliki oleh Datuk Muhammad Ali, seorang saudagar kaya raya melayu asli. Karena besarnya pengaruh beliau di kawasan tersebut, masyarakat memanggil beliau dengan panggilan Datuk Kesawan.

Kini Kesawan merupakan salah satu pusat niaga di kota Medan. Di kawasanKesawan ini juga banyak berdiri bangunan tua peninggalan peninggalan zaman kolonial. Gang bengkok di depan Masjid ini pun kini sudah tidak lagi berbentuk gang karena sudah diperluas sebagai jalan raya dan diberi nama Jalan Masjid. Tapi masyarakat setempat sudah terlanjur menyebutnya gang bengkok.

Di masa yang sama di kota Medan yang kala itu masih bernama Deli Tua, begitu terkenal seorang pengusaha Thionghoa kaya raya yang berasal dari China daratan. Beliau bernama Tjong A Fie (1860-1921). Beliau tak saja dikenal karena kekayaannya yang berlimpah tapi juga karena sifat dermawannya yang tak pandang bulu. Kedermawanan dan Kejayaan bisnis Tjong A Fie di Kota Medan sudah seperti sebuah legenda. Rumah kediaman mendiang Tjong A Fiedi Kesawan kini dikenal dengan nama Tjong A Fie Mansion ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya kota Medan dan ditetapkan sebagai warisan sejarah dunia Unesco.

  • Tanah wakaf dari orang Melayu dibangun oleh orang China

Masjid Lama Gang Bengkok, Kota Medan dibangun diatas tanah milik Datuk Muhammad Ali atau Datuk Kesawan yang memang beliau hibahkan untuk keperluan membangun masjid di wilayah Kesawan, namun keseluruhan proses pembangunan masjid nya sendiri ditanggung sepenuhnya oleh Tjong A Fie. konon hal tersebut dilakukan oleh Tjong A Fiesebagai bentuk penghormatan beliau kepada muslim melayu. Peletakan batu pertama pembangunan masjid ini bahkan dilakukan sendiri oleh Sultan Ma’mum Al Rasyid Perkasa Alam (1873-1924), Sultan Deli ke-9 yang berkuasa saat itu.

Ketokohan Tjong A Fie yang begitu disegani membuatnya begitu dekat dengan Keluarga Kesultanan dan Penguasa penjajah Belanda. Tak mengerankan bila kemudian proses pembangunan Masjid Gang Bengkok ini pun turut menarik perhatian Sultan Deli. Keseluruhan pembangunan masjid ini diperkirakan dilaksanakan tahun 1874-1885. Tjong A Fie yang membangun masjid ini kemudian menghadap kepada Sultan Ma’mum Al Rasyid Perkasa Alam untuk melaporkan sudah selesainya pembangunan masjid tersebut sekaligus menyerahkannya kepada Sultan dan Sultan kemudian menunjuk Syech Mohammad Yacub untuk mengurus dan memelihara mesjid ini.

BEBERAPA FOTO SURVEY SAYA DAN TEMAN SAYA NI

arsitekturnya sangat melayu kental dari dalamnya… secara keseluruhan masjid ini sudah pernah di rehab namun tidak mengubah bentuk aslinya … warna kuning sangat dominan dimasjid ini dan sangat terawat

img_20150620_172724 img_20150620_173555 img_20150620_173633 img_20150620_173644 img_20150620_173657 img_20150620_173732 img_20150620_173801 img_20150620_173830 img_20150620_173844 img_20150620_173922 img_20150620_173932 img_20150620_173941 img_20150620_174031 img_20150620_174040 img_20150620_174045 img_20150620_174052 img_20150620_174109 img_20150620_174242 img_20150620_174249 img_20150620_174343 img_20150620_174353 img_20150620_174427

#arsitektur, #foto-masjid-bengkok, #istp, #masjid, #masjid-bengkok, #masjid-lama-gang-bengkok, #masjid-medan, #medan, #melayu, #mesjid, #rumah-ibadah, #survey, #tiong-hoa, #tjong-a-fie

RENCANA TATA RUANG WILAYAH PROVINSI SUMATERA UTARA

PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

RANCANGAN PERATURAN DAERAH PROVINSI SUMATERA UTARA

Menimbang              :

a.     bahwa pembangunan di Provinsi Sumatera Utara yang memanfaatkan ruang wilayah secara serasi, selaras, seimbang, berdaya guna, berhasil guna, berbudaya dan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan memelihara ketahanan nasional, perlu disusun Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi;

………………. BACA SELANJUTNYA DOWNLOAD DI LINK INI : http://www.mediafire.com/file/58uejpnncxj5wg9/perda+Rtrw+SUMUT.rar

SAMPLE :

lampiran-ii-1_rencana-kawasan-budidayalampiran-ii_rencana-pola-ruang

3-2-jaringan-prasarana-a3gambar-1-4-peta-ketinggian-lereng

Untuk RTRW perdaerahnya bisa di diownload di bawah ini data nya cukup banyak dan lengkap:

  1. RTRW Kota Medan : http://www.mediafire.com/file/iu0fwomg1f1530n/MEDAN.rar
  2. RTRW Kabupaten Karo : http://www.mediafire.com/file/vjxb7zjjd746zdd/Lap+Rencana_RTRW+KAB.+KARO_BANTEK.rar
  3. RTRW Kabupaten Deli Serdang : http://www.mediafire.com/file/s03j8ydhk6v6ehi/DELI+SERDANG.rar
  4. RTRW Kota Binjai : http://www.mediafire.com/file/bha0hnc9gdnka00/BINJAI.rar

semoga bisa membantu tugas kuliah kalian jangan lupa di share ya 🙂

#arsitektur, #binjai, #deli-serdang, #kabupaten-deli-serdang, #kabupaten-karo, #karo, #kota, #medan, #peraturan-kota-medan, #rencana-tata-kota-dan-wilayah, #rtrw, #rtrw-binjai, #rtrw-deli-serdang, #rtrw-karo, #rtrw-medan, #rtrw-smatera-utara, #sumatera-utara, #sumut

BLOK PLAN KOMPLEKS ASIA MEGAMAS, CEMARA ASRI DAN MMTC

ini tugas arsitektur kota waktu semester berapa lupa saya …… tugasnya membuat 3 blok plan seperti judul diatas dan masing masing di foto situasi lokasinya dari jam pagi, siang, sore dan malam (capek lo bolak balek seharian).

intinya kita melihat sirkulasi jalan disekitar area komplek gimana sih setiap jamnya macetkah atau sepikah ….

tugas ini saya ambil dihari minggu diwaktu yang sama (hari biasa damn macet)… jadi bolak balek ngambil fotonya dimulai dari asia megamas lalu mmtc lalu cemara asri dan balek ke mmtc lagi lalu ke asia megamas lagi dan seterusnya.

  • kompleks asia megamas

    asia-megamas

komplek-asia-megamas

komplek-asia-megamas-foto

  • kompleks cemara asricemara-asri

komplek-cemara-asri

komplek-cemara-asri-foto

  • kompleks MMTCmmtc

komplek-mmtc

komplek-mmtc-foto

sekian tugas ini … cukup males dikerjakan kalau sendirian … ini udah seperti penelitian

#arsitektur, #asia-megamas, #blok-plan, #bundaran, #cemara-asri, #foto-situasi, #istp, #komplek, #komplek-mmtc, #kompleks, #kompleks-asia-megamas, #kompleks-cemara-asri, #medan, #mmtc, #situasi-cemara-asri

MUSEUM SENJATA DAN ARENA LATIHAN TEMBAK MEDAN

3

Ini adalah tugas studio akhir saya, ada tiga judul yang diajukan dgn konsep satu bentang lebar, satu masa banyak dan satu lagi high rise building. dan judul yang diterima adalah masa dengan bentang lebar yaitu museum senjata dan arena latihan tembak medan.

Proyek terdiri dari dua bagian yaitu museum yang dikelola oleh pemerintah dan arena latihan tembak dikelola oleh pihak swasta. Kedua judul ini bisa saling berhubungan karena menjerumus ke tujuan yang sama yaitu pengenalan sebuah alat senjata baik modern atau pada zaman dahulu bahkan zaman purba.

latar belakang judul ini adalah :

Sebenarnya museum senjata di kota Medan sudah ada yaitu Museum Perjuangan Bukit Barisan, berisikan tentang senjata dan perjuangan zaman sebelum kemerdekaan. Jadi judul ini juga bertugas untuk merangkul Museum Perjuangan Bukit Barisan untuk bergabung ke Museum senjata kota Medan dimana nantinya akan ada perpaduan antara senjata zaman penjajahan juga senjata tambahan dari era modern hingga sekarang.

(Museum Perjuangan Bukit Barisan Medan)

dsc_0510 dsc_0528 dsc_0535 dsc_0548

Banyak senjata api didalamnya dan juga banyak aksesoris senjata lainnya silahkan datang deh . 🙂

Pengenalan akan sebuah senjata sangatlah penting dari sejak dini bahkan yang sudah terlanjur berusia lanjut, kita harus tahu tujuan dibuatnya senjata dan sejarahnya agar menanamkan semangat juang kepada diri kita untuk membela tanah air kelak. Seperti halnya di Korea Utara, mereka dikenalkan senjata dari usia dini agar kecintaan dan jiwa nasionalisme mereka tertanam dari kecil.

Sebagai kelahiran anak Indonesia sejati sudah seharusnya kita mengenal senjata dan bisa menggunakannya baik wanita ataupun pria demi kepentingan Negara jika ada panggilan kelak, dimana perang dan juga teror sudah sangat terlihat dan tidak bisa di bohongi lagi, bisa saja kedua itu datang kapan saja sehingga kita sudah mempunyai bekal minimal tahu cara menggunakan senjata dan bisa langsung terjun untuk membela tanah air atau untuk membela diri jika menjumpai senjata.

Khususnya dikota Medan komunitas menembak juga sudah banyak sehingga arena tembak ini nantinya akan menjadi tempat yang menjanjikan dan bisa dimanfaatkan oleh mereka.

(LAPANGAN TEMBAK PERBAKIN MEDAN JL. GAPERTA)

JpegJpeg

JpegJpeg

Saya baru pertama kali dengar suara senjata api yg asli itu di sini sangat kuat sekali seperti 2 kali lipat tembakan paku plafon, rasanya ingin tutup kuping tapi malu juga yah saya merasa kecewa dengan diri sendiri krna merasa lemah jujur aja .

nah ini hasil pekerjaan yang saya desain selama 3 bulan

KONSEP 

b c d e f g

drone saya desain untuk memberi kesan pendukung futuristik kebangunan saya. dia bisa berputar ditiup angin nanti bayangan nya juga ikut berputar sehingga sekitar bangunan menjadi lebih hidup.

dronenya tinggal taruh diatasnya panci ember kaos oblong dan hanger baju jadi lah panjang pinang hehe (becanda)

j ml

X BANNER

x-banner3x-banner2

BROSUR

x

karena yang saya bikin adalah sebuah produk maka saya juga harus bisa menjualnya maka saya buatlah brosur saat presentasi sebagai penarik minat masyarakat untuk datang karena orang lokal masih bnyak yang tidak tau tentang museum perjuangan dan juga lapangan tembak perbakin.

EKSTERIOR

h 3 2 4 1

mirip gembok ya atau closet ? jujur saya nggak sampai berfikir kesitu, awalnya yang dibayangan saya pas desainnya dari sudut mata manusia bukan mata burung , tapi itu jadi pelajaran buat saya.

INTERIOR

MUSEUM SENJATA PERJUANGAN

o p

saya lebih suka yang suasana gelap sih seperti dalam gua yang dingin biarkan cahaya dari celah celah bangunan yang menerangi senjatanya

LAPANGAN TEMBAK INDOOR DAN OUTDOOR

q r s

ARENA PAINTBALL DAN TAMAN INDOOR

u   v

bekas peluru paintball yg melekat dikaca sengaja tak dibersihkan tujuannya nanti bakalan menjadi seni natural yang terlihat dari taman jadi setiap ada yang main maka seni nya juga akan berubah ubah

MUSEUM SENJATA MODERN

t

MAKET 

1475640460160 1475640470981 1475640492733 1475640498049

1 2

sebenarnya proyek ini banyak kekurangannya dari segi suara dan keamanan terutamanya. tapi saya puas dengan pekerjaan ini.

file dan data tidak bisa saya bagi karena banyak menyangkut keamanan perbakin dan museum kodam bukit barisan ….

#architecture, #arena-tembak, #arsitektur-istp, #bukit-barisan, #drone, #gaperta, #istp-medan, #kodam, #kuliah, #lapangan-tembak, #medan, #museum, #museum-perjuangan-medan, #paint-ball, #perbakin, #senjata, #studio-tugas-akhir, #tugas-akhir