Mebidangro Visi 2027

1

DOWNLOAD PDF Mebidangro Visi 2027 : http://www.mediafire.com/file/ikqe04m5n3pzitf/Mebidangro+Visi+2027.pdf

rencana dan tata kota wilayah medan, binjai, deli serdang, karo 2027

Presiden telah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo (Mebidangro), yang meliputi 52 kecamatan di seluruh Kota Medan, seluruh Kota Binjai, seluruh Kabupaten Deli Serdang, dan sebagian Kabupaten Karo.

Perpres mengatur mengenai peran dan fungsi Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro, cakupan, tujuan, kebijakan, strategi, rencana struktur ruang, rencana pola ruang, arahan pemanfaatan ruang, dan arahan pengendalian pemanfaatan ruang, serta peran masyarakat dalam penataan ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro. Selain itu, Perpres juga memuat Peta Rencana Struktur Ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro, Peta Rencana Pola Ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro, dan Indikasi Program Utama Lima Tahunan Arahan Pemanfaatan Ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro.

Dengan ditetapkannya Perpres tersebut diharapkan pengembangan dan pemantapan fungsi Kawasan Perkotaan Mebidangro sebagai pusat perekonomian nasional yang produktif dan efisien serta mampu bersaing secara internasional terutama dalam kerja sama ekonomi subregional Segitiga Pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Thailand.

Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro berlaku sejak tanggal 20 September 2011, dan perubahannya hanya dapat dilakukan satu kali dalam 5 tahun, kecuali antara lain terjadi bencana alam besar, atau perubahan batas wilayah Daerah (WEB PEMPROVSU)

Kebijakan Tata Ruang Nasional menempatkan Metropolitan Mebidangro sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) sekaligus sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN) dengan fokus pengembangan kegiatan ekonomi. Metropolitan Mebidangro berada di Wilayah Sumatera Bagian Utara yang memiliki kedudukan strategis terhadap pengembangan Segitiga Ekonomi Regional Indonesia Thailand -Singapura (IMT-GT). Posisinya yang strategis ini menjadi perhatian penting dalam pengembangan Metropolitan Mebidangro ke depan. Medan-Binjai-Deli Serdang & Karo sendiri memiliki visi yang jauh ke depan (visi 2027) yaitu kota yang nyaman dihuni, memiliki fasilitas kota yang terjangkau, mendorong gairah berakitivitas sosial, ekonomi maupun kebudayaan, banyak ruang publik yang mudah dicapai dengan bersepeda atau jalan kaki dan transportasi umum yang andal. Selain itu, sebagai PKN dan KSN Ekonomi, Rencana Pengembangan Metropolitan Mebidangro telah disiapkan sampai tahun 2030. Tujuannya agar Mebidangro mampu menjadi pusat pelayanan ekonomi skala nasional yang mampu bersaing dengan pusat pelayanan ekonomi Regional IMT-GT, di samping melayani penduduknya dengan prima. Luas

wilayah Metropolitan Mebidangro adalah 301.697 ha, meliputi Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang dan sebagian Kabupaten Karo. Pada tahun 2009 total jumlah penduduk metropolitan ini mencapai 4.2 juta Jiwa.

Dengan perkiraan pertumbuhan penduduk selama 20 tahun terakhir sebesar 30,95%, diperkirakan jumlah penduduk Metropolitan Mebidangro pada tahun 2029 akan mencapai 5.5 juta Jiwa. Dilihat dari daya dukung

fisik dasarnya, sekitar 37,55% lahan Metropolitan Mebidangro, yaitu 113.280 ha, potensial dikembangkan untuk kegiatan perkotaan. Diperkirakan daya tampung kawasan Metropolitan Mebidangro mencapai 6,8 juta jiwa.Metropolitan Mebidangro didukung dengan keberadaan Bandara Kualanamu (dalam proses pembangunan) sebagai pengganti Bandara Polonia. Bandara Kualanamu ditetapkan sebagai bandara internasional dengan hierarki pusat pengumpul skala primer (KM 11 Tahun 2010, Tatanan Kebandarudaraan Nasional). Bandara Kualanamu direncanakan memiliki kapasitas pelayanan untuk penerbangan pesawat tipe B.747400, dengan rencana luas wilayah bandara minimal 1.365 ha. Metropolitan Mebidangro juga didukung keberadaan pelabuhan laut Belawan dengan status pelabuhan internasional (PP No. 26 tahun 2008, Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional). Dalam melaksanakan pengelolan Kawasan Metropolitan, penguatan kelembagaan eksisting melalui

pola kerjasama daerah menjadi perhatian penting terkait implementasi pengembangan Metropolitan Mebidangro 2030. Penguatan kelembagaan berorientasi pada sinergi program pembangunan, kepastian hukum dan perpendekan proses birokrasi sehingga mampu meningkatkan gairah investasi di wilayah Metropolitan Mebidangro.Kebijakan dalam Penataan Ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro meliputi:

  1. Pengembangan dan pemantapan fungsi Kawasan Perkotaan Mebidangro sebagai pusat perekonomian nasional yang produktif dan efisien serta mampu bersaing secara internasional terutama dalam kerja sama ekonomi subregional Segitiga Pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Thailand;
  2. Peningkatan akses pelayanan pusat pusat kegiatan perkotaan Mebidangro sebagai pembentuk struktur ruang perkotaan dan penggerak utama pengembangan wilayah Sumatera bagian utara;
  3. Peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan jaringan prasarana transportasi, energi, telekomunikasi, sumber daya air, serta prasarana perkotaan Kawasan Perkotaan Mebidangro yang merata dan terpadu secara internasional, nasional, dan regional;
  4. Peningkatan keterpaduan antarkegiatan budi daya serta keseimbangan antara perkotaan dan perdesaan sesuai dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan;
  5. Peningkatan fungsi, kuantitas, dan kualitas RTH dan kawasan lindung lainnya di Kawasan Perkotaan Mebidangro.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, maka diambillah lima langkah strategis pengembangan Kawasan Metropolitan Mebidangro, yaitu pengembangan koridor ekonomi internasional Belawan –Kuala Namu, pembangunan pusat-pusat pelayanan kota baru, revitalisasi pusat kota lama Medan dan Kawasan Tembakau Deli, pembangunan dan pemantapan Koridor Hijau Mebidangro, dan pengembangan Akses Strategis Mebidangro. Pengembangan Koridor Ekonomi Internasional Belawan-Kuala Namu dilakukan dengan menata pusat Kota Medan menjadi pusat kegiatan perdagangan dan jasa, kawasan cagar budaya, dan kegiatan pariwisata budaya dan buatan. Selain itu, dilakukan pula penataan kawasan agropolitan tembakau Deli yang berfungsi sebagai ruang terbuka hijau perkotaan, wisata buatan, dan trade mark perkotaan Mebidangro. Selanjutnya yang dimaksud dengan pembangunan pusat-pusat pelayanan kota baru adalah membangun pusat

-pusat pelayanan kota baru yang berfungsi sekunder dan menghubungkan mereka dengan sistem jaringan transportasi massal yang dapat menampung serta melayani sekitar 500.000 jiwa untuk masing-masing pusat pelayanan sekunder. Di sisi lain, dilakukan pula pengembangan koridor kegiatan primer berdasarkan skalanya.

Sementara itu revitalisasi pusat Kota lama Medan dan Kawasan Tembakau Deli menitikberatkan pada penataan pusat Kota Medan sebagai pusat kegiatan perdagangan dan jasa, kawasan cagar budaya, dan kegiatan pariwisata budaya dan buatan. Penataan kawasan agropolitan tembakau Deli yang berfungsi sebagai ruang terbuka hijau perkotaan, wisata buatan, dan trade mark perkotaan Mebidangro. Pembangunan dan pemantapan Koridor Hijau Mebidangro dimaksudkan untuk memantapkan kawasan hutan di kawasan hulu dan hilir Mebidangro yang berfungsi sebagai resapan air, perlindungan daerah di bawahnya, dan perlindungan flora fauna. Selain itu dilakukan pula pembangunan sempadan sungai yang membentang dari perbukitan Bukit Barisan sampai Selat Malaka, sempadan waduk/danau, dan sempadan pantai yang berhadapan dengan perairan Selat Malaka sebagai ruang terbuka hijau. Sedangkan, pengembangan akses strategis Mebidangro berarti mengembangkan keterhubungan sistem jaringan jalan arteri primer sebagai akses pergerakan pusat produksi ke pusat distribusi dan koleksi. Termasuk pula di dalamnya pembangunan sistem jaringan angkutan massal berbasis jalan dan kereta api yang menghubungkan antar pusat kegiatan sekunder, dan pembangunan keterpaduan simpul sistem jaringan transportasi yang memadukan transportasi darat, udara, dan laut di Pelabuhan Belawan, Bandara Kualanamu dan Stasiun Medan

Advertisements

#deli-serdang, #mebidang, #mebidangro, #mebidangro-visi-2027, #rtrw-sumut, #sumut, #vis-2027

RESTORAN PINGGIR DANAU, PUSAT PEMERINTAHAN BINJAI TIMUR

TUGAS STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR TERPADU

MEBIDANGRO adalah sebuah rencana tata ruang dan kawasan untuk kota metropolitan tahun 2027 dan untuk proyek ini saya dan teman kelompok mendapat jatah bagian Pusat Pemerintahan Binjai Timur, saya mengambil site site-rambutan-stupa-terpadukomersialnya didekat danau dan yang lain mengambil bagian Kantor Pemerintahan dan Satu lagi Pusat Pendidikan.

Kami tidak diperbolehkan untuk mengacak dan mengubah bentuk lanscape ataupun zoningnya dikarenakan sudah ditetapkan sebelumnya jadi kami hanya mendesain bangunan yang ada didalamnya saja.

 

Lahan komersial ini berdekatan dengan sebuah danau, saya pikir restoran sangat cocok bila dibangun disana dimana lokasinya juga berada ditengah site sangat strategis dikunjungi oleh bangunan yang mengelilingi site seperti pusat pendidikan , militer , perumahan dan pusat pemerintahan. Bangunan restoran dengan 3 lantai , masing masing lantai berbeda pengelola dan berbeda dapur tujuannya agar masing masing lantai memiliki karakter dan tema yang berbeda sesuai jenis restorannya karena selera makan l4manusia beda-beda . Saya juga harus memikirkan bagaimana cara supaya orang yang diluar site juga datang ketempat ini jadi saya mencoba memanfatkan danau yang ada menjadi tempat hiburan seperti bebek bebekkan, tempat jogging keliling danau, dan tempat nongrong, jembatan kaca dan juga ikon rambutan binjai sebagai penarik minat pengunjung sehingga bila mereka lapar setelah beraktivitas disana mereka akan pergi kerestoran untuk makan.

 

 

Lahan saya bisa dibilang berada diposisi tusuk sate jalan dimana itu tidak baik buat feng shui dan permasalahnya juga saya tidak mau mengubah bentuk lanscape yang sudah ada yaitu simetris, jadi saya berusaha membuat l3bangunan yang simetris namun tidak mengenai tusuk sate tersebut jadi pada bagian itu saya bolongi untuk angin lewat dan dari jarak jalan tegak lurus itu kita bisa langsung melihat rambutan yang ada didanau itu dari jauh.

 

 

Bentuk fasade yang sederhana dipilih karena saya tak mau bangunan komersial ini terlihat mencolok dan lebih bagus dari pada pusat pemerintahan yang ada disekitarnya yah itu hanya pemikiran pribadi terkadang memang harus mengalah. Konsepnya saya ambil seperti gedung pabrik dan tangki air disengaja terekspose untuk mendukung konsepnya. muka nya saya pakai hebel dan pada dinding samping menggunakan locked seam yang kayak dijepang2 untuk mendukung kesederhanaan.

1 2 3 4

ide awal dari jembatan ini sama dengan yang ada dichina tujuannya untuk menarik pengunjung, jembatan dibuat ekstrim dengan lantai terbuat dari kaca dan motif rangka modul sarang lebah sama dengan paving block sekitar warnanya saya pilih kesan melayu karena daerah binjai daerah tanah melayu .untuk naik jembatan ini bayarl2l1jembatan

rambutan adalah ikonnya kota binjai jadi saya coba memasukkan unsur tersebut disekitar bangunan. saya coba buat rambutan raksasa dengan bahan plastik merah diselipkan didalamnya lampu dimana pada saat malam hari bisa terang dan berfoto fotolah disana. untuk menuju ke rambutan ini ada dua cara yaitu dengan jembatan dan bebek bebekkan bila tak bawa uang berenang aja. r-mlm rambutan-s

aktivitas berkumpul outdornya orang indonesia itu paling banyak disore hari karena nggak panas, berkumpul parkkeluarga, komunitas, teman dan sekedar cari angin maka dibuatlah disini tempat untuk mereka, area tepi danau ini juga mengelilingi danau sehinga bisa dimanfatkan untuk bersepeda atau jogging disore hari

 

 

 

 

 

 

INTERIOR

i1 i2 i3 i4

STRUKTUR

s1 s2 s3 s4

MAKET ..

warna nggak sama karena kehabisan cinta eh tinta …. yg penting bentuk masanya ajasih menurutku

12791084_1044054278966381_5861398606638281748_n

PAPAN PRESENTASI

rambutan-stupa-terpadu

FILE DTP+RENCANA silahkan comot … senang bisa berbagi kekurangan karena tugasku ini memang bnyak kekurangannya

DOWNLOAD http://www.mediafire.com/file/mzbkg6eo7hls157/STUPA+TERPADU.rar

#arsitektur, #arsitektur-istp, #binjai-timur, #jembatan, #jogging-area, #lanscape, #locked-seam, #mebidangro, #medan, #pusat-pemerintahan, #rambutan, #restaurant, #restoran, #terpadu, #tugas-studio-perancangan, #tugas-stupa